TAFSIR KEUTAMAAN BAGI AHLUL-TAUHID
TAFSIR KEUTAMAAN BAGI AHLUL-TAUHID
Allah berfirman :
((الذين آمنوا ولم يلبسوا إيمانهم بظلم أولئك لهم الأمن وهم مهتدون)). الأنعام:82.
“ Orang-orang beriman itu tidak mencampur adukan iman mereka dengan kezhaliman (Syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka mereka itu yang mendapat petunjuk”)) (An-Ana’am : 82).
Makna ayat : ahlut Tauhid mendapatkan keamanan dari segala rasa takut,
azab dari Allah, serta kebinasaan. Petunjuk kepada jalan yang lurus, maka apabila orang orang beriman itu tidak mencampur adukan iman mereka dengan kezholiman (kesyirikan) secara mutlak, tidak dan tidak pula dengan kemaksiatan, maka mereka memperoleh keamanan dan hidayah yang sempurna dari Allah Jalla waAlaa, dan jika mereka tidak mencampurkan keimanan mereka dengan kesyirikan, namun mereka masih melakukan kemaksiatan, maka mereka tidak memperoleh keamanan dan hidayah yang sempurna.
Dipahami dari ayat yang mulia ini; bahwa mereka yang tidak mentauhidkan (mengikhlashkan per
ibadatan) kepada Allah Subhaana wa Taaalaa, tidak akan pernah sama sekali mendapatkan keamanan dan hidayah, bahkan kesesatan serta kebinasaan yang mereka peroleh.
(diterjemahkan dari kitab tafsir As-Sa’ady hlm. 263 oleh Abu Zubair Aceh, Lc. MA).
Komentar
Posting Komentar