Untukmu yang sedang duka nestapa Oleh Ustadz Abu Zubair Aceh, Lc
Untukmu yang sedang duka nestapa
Untukmu yang sedang duka nestapa
Oleh Ustadz Abu Zubair Aceh Rinaldo
Tulisanku ini ku peruntukan untuk keluargaku istriku dan temanku dan saudaraku dimanapun mereka berada, yang sedang mengalami kesedihan dan kegundahlanaan karena kehilangan orang-orang yang mereka kasihi dan sayangi, kehilangan tujuan dan arah didalam kehidupan, cita-cita yang tinggi serta harapan yang hidup yang tidak kesampaian.
sahabatku ......tidaklah semua yang kita jalani didunia ini selalu sesuai atau cocok dengan apa yang kita inginkan,karna dunia memang tempat ujian seoarang hamba sampai ia berlabuh kesisi Allah.
Allah berfirman :
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ
الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ (155)
الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا
إِلَيْهِ رَاجِعُونَ (156) أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ
وَرَحْمَةٌ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ (157)
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
)yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun
Mereka itulah
yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan
mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.( Al-baqarah :155s/d
157)
Sahabatku.......bala musibah dan berserta kesulitan hidup
yang kita hadapi, itu merupakan sunahtullah
atas hambaNya, Allah ingin melihat siapa diantara kita yang jujur
imannya dan yang dusta imannya kepada Allah, jika hamba tadi ketika
badai menerpa dirinya dia bersabar dan ia kembalikan duka nestapanya
kepada Allah, maka ia memdapatkan sanjungan dari Allah
dan kemulian, karunia rahmat dan petunjuk dari Allah.
Namun jika bersikap sebaliknya maka iapun akan memdapatkan hal yang sebaliknya.
Sahabatku ......seberat apapun musibah yang menimpa engkau,jangan pernah ada dibenakmu sangkaan buruk kepada Allah,karena Allah melakukan sesuatu sesuai dengan hikmah dan ilmuNya, Allah tidak berbuat dzholim sedikitpun kepada makhlukNya, bisa jadi musibah yang menimpa kita itu disebabkan karena dosa-dosa tangan kita sendiri.
Allah berfirman :
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).)qs syura ayat 30)
Sahabatku....seorang hamba harus tahu kesedihan dan kesensaraan akan berakhir di surga, selama didunia, tetap akan hamba itu rasakan pahit gentirnya kehidupan semua urusan haruslah diserahkan kepada sang kholiq.
Allah berfirman :
وَقَالُوا
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ إِنَّ رَبَّنَا
لَغَفُورٌ شَكُورٌ (34) الَّذِي أَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ
فَضْلِهِ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ
(35)
Dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah
yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami
benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri Yang menempatkan kami
dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada
merasa lelah dan tiada pula merasa lesu." (qs
Fathir ayat 34.45)
Sahabatku beriman dan beramal sholeh dan istoqomah diatasnya adalah sebab peling utama yamg dapat menghilangkan kesedihan yang menimpa seorang hamba didalam kehidupan yang fana ini.
Allah berfirman:
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.(qs:An-nahl ayat 97)
Sahabatku .... Allah telah memberikamn kabar gembira bagi hamba yang beriman dan beramal sholeh akan diberikan kepadanya kehidupan yang baik, hati yang lapang walaupun hidupnya sempit ia tetap bahagia kerena ketenangan hati tidak bisa dibayar dengan apapun, ia datang dari Allah yang maha pemurah.
Rasulllah Shalllahu A’laih Wa salam bersabda ;
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ
أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ
أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ
ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Sangat menajubkan urusan
seorang mukmin semuanya dalam keadaan baik,tidaklah yang demikian itu
kecuali hanya berlaku kepada seorang mukmin, jika ia ditimpa dengan
kesenangan ia bersyukur itu baik atasnya, dan jika ia ditimpa
kesengsaraan ia bersabar dan
itupun baik atasnya.(Hr muslim dalam bab mukmim amruhu kulluhu khoir no
hadist 2999)
Sahabatku .....ketahuilah dibalik musibah dan kesedihan seoarang hamba ada balasan yang besar disiapkan Allah, dan tidaklah musibah dan kegudahgalanaan melainkann ia akan melebur dosa, sehingga hamba tersebut ketika brjumpa dengaan Allah tidak membawa dosa apapun lagi.
Rasullulah Shallahu Alaih wa Salam bersabdda :
مَا يُصِيبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ شَوْكَةٍ فَمَا فَوْقَهَا إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً
أَوْ حَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً
Apa saja yang menimpa seorang
mukmin dari tertusuk duri maupun lebih besar dari itu kecuali Allah
mengangkat derajatnya dan meleburkan kesalahan-kesalahannya.(Hr Muslim
no hadist 2572)
Sahabatku......kenalilah hakekat dunia ini ia adalah satu yang fana,kenikmatan dunia ini ada kadar waktunya. Kesedihan dan canda silih berganti pada diri seoarang ,jika hari ini engkau bahagia bisa jadi esok hari engkau menangis ,begitu juga sebaliknya ,tidak ada kebahagian yang abadi dan tidak pula ada kesedihan yang abadi begitulah Allah pergilirkan atas hamba-hambanNya.
Allah berfirman :
وَتِلْكَ
الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ
آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ وَاللَّهُ لَا
يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami
pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan
supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang
kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur
sebagai) syuhada Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.(qs
Al-imran ayat 140)
Demikianlah pula sahabatku dunia merupakan tempat kesusahan ,kegudahgalanaan dan keletihan dan kecapaian .oleh karena itu seorang mukmin jika berpisah dari dunia sebagai istrirahat dari kepenatan dunia tersebut.
Rasullulah Shallahu Alaih wa Salam bersabda :
عَنْ أَبِي قَتَادَةَ بْنِ رِبْعِيٍّ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّهُ كَانَ يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرَّ عَلَيْهِ بِجِنَازَةٍ فَقَالَ مُسْتَرِيحٌ وَمُسْتَرَاحٌ مِنْهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الْمُسْتَرِيحُ وَالْمُسْتَرَاحُ مِنْهُ قَالَ الْعَبْدُ الْمُؤْمِنُ يَسْتَرِيحُ مِنْ نَصَبِ الدُّنْيَا وَأَذَاهَا إِلَى رَحْمَةِ اللَّهِ وَالْعَبْدُ الْفَاجِرُ يَسْتَرِيحُ مِنْهُ الْعِبَادُ وَالْبِلَادُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ
Dari Abu Qotadah bin ri’i Al-ansori Bahwasan ia menceritakan pernah lewat jenazah dihadapan Rasullulah Shalahu A’laih wa Salam beliau bersabda : Mustarih dan mustarah, lalu para sahabat bertanya ya Rasululah siapa mustarih dan mustarah darinya? Lalu Rasullulah berkata : almustarih kematian bagi doseorang hamba sebagai istrirahat dari kepenatan dunia dan kesusahnya menuju Rahmat Allah. Sedangkan mustarah kematian seorang hamba yang fajir sebagai istrihat atas para hamba, negri, tumbuhan dan hewan dari kezholimannya(Hr bukhary)
Sahabat ......janganlah didalam kehidupan yang fana ini, keinginan terhadap dunia terlalu besar dan menjadikan sebagai tujuan, maka Allah akan cerai-beraikan urusan hamba tersebut sehingga kesedihanpun selalu mehantui detak jangtung hati hambanya, tapi jadilah akhirat menjadi tujuan seorang hamba sehimgga Allah mengumpulkan segala urusan kepda hambanya.
Rasululah Shallahu Alaih wa Salam bersabda :
مَنْ
كَانَتْ
الْآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ
شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتْ
الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ
عَلَيْهِ شَمْلَهُ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا
مَا قُدِّرَ لَهُ
Dan siapa saja yang menjadikan akhirat sebagai
tujuannya maka Allah akan jadikan kekayaan didalam hatinya dan Allah
kumpulkan segala urusannya, dan dunia datang kepadanya sedangkan ia
tidak berharap atasnya. Dan siapa saja yang menjadikan
dunia sebagai tujuannya maka Allah akan jadikan kefakiran selalu
didepan matanya dan Allah mencerai-beraikan urusannya dan tidaklah dunia
datang kepadanya melainkan sesuai yang ditakdirkan atasnya. (Hr
Tirmidzi shohih)
Sahabatku ...... sesungguhnya doa adalah senjata yang paling ampuh untuk menghilangkan kesedihan dan gundahgelana. jika seorang hamba menghadirkan hatinya dan niat yang jujur bersamaam dengan upaya yang sunnguh-sungguh manjalankan sebab usaha untuk mendapat yang ia cita-citakan pasti terkabul doanya.
Allah berfirman :
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي
عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ
فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Dan
apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku,
maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan
permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka
hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka
beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.)
qsAlbaqarah ayat 186)
dan nabi Shallahu A’laih wa Salam selalu berlindung dari kesedihan dan kedukaan.
Disebutkan dalam sunan Nasaai dari hadist Anas bin Malik ia berkata :
كَانَ
النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْكَسَلِ
وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Adalah Nabi Shallahu Alaih wa Salam berdo’a’’ ya Allah sungguhnya Aku berlindung dari kesedihan dan
kedukaan,kemalasan,pelit,malas,lilitan hutang dan tekanan dari seseorang (Hr Nasaai No5647)
Sahabatku......tawakalkan hidup ini kepada Allah yang maha hidup dan tak pernah mati, Dia pemilik apa yang ada dilangit dan Bumi.jika seorang hamba bertawakal kepada Allah maka Allah cukupan segala apa yang dibutuhkannya.
Allah berfirman:
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada
Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah
melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah
mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.)Qs At-tholak Ayat 3)
Sahabatku .... sebab pemungkas menghilangkan duka nestapa yang paling besar pengaruhnya adalah banyak membaca Alquran dan merenungi maknanya, alquran merupakan tambatan kebahagian hati, cahaya lubuk hati serta obat pelipur lara, pemyembuh segala penyakit jasmani dan rohani.
Allah berfirman ;
قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ
Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin)Al-fushilat ayat 44)
Sahabatku .......barang siapa membaca Alquran ini dengan tadabur dan mengamalkannya maka sirnalah kesedihan dan kedukaannya.
Allah berfirman :
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah,
hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Qs :Ra’d :28)
والحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Barakallahu Fiikum Ustadz atas ilmu dan nasihatnya, semoga ustadz dan keluarga selalu dalam lindungan Allah.
BalasHapusBarakallahu Fiikum Ustadz atas ilmu dan nasihatnya, semoga ustadz dan keluarga di beri kesabaran dan selalu dalam lindungan Allah.
BalasHapus